Featured Slider

Lagoi Bay : Pantai Super Eksotik di Barat Indonesia


Selama ini saya begitu meyakini bahwa pantai-pantai eksotik nan indah hanya ada di kawasan timur Indonesia, makin ke timur makin indah. Namun keyakinan itu patah begitu saya menginjakkan kaki di salah satu pantai terindah di Pulau Bintan, Lagoi Bay.  Saya salah besar!  Ada keindahan tersembunyi di kawasan Barat Indonesia. Pantainya luar biasa indah. Tak heran pulau Bintan menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara, khususnya negara tetangga, Singapura dan Malaysia. Pulau Bintan mungkin sudah menjadi rumah kedua mereka. Apalagi wisatawan asing bisa dengan mudah mengakses Lagoi dari pintu masuk Singapura. Berasa miris gak sih?

Serunya Bermain di Wahana Trans Studio Themepark Cibubur

Ada tempat main baru nih namanya Trans Studio Theme Park Cibubur, baru soft launching tgl 12 Juli 2019 lalu, bener-bener masih fresh! Grand launching menunggu semua wahananya siap diluncurkan. Berbekal tiket yang kami dapatkan setengah harga dari harga reguler, kemaren kami mencoba menjajal berbagai wahana permainan di sana. Yuk intip keseruan kami di sini!



Pulau Gosong Sanggalau : Padang Pasir di tengah lautan

Siap menggosong di pulau gosong? Yuk siapkan sun blockmu, pake topi atau jilbab, dan jangan lupa sunglasses, selain membuatmu makin keren juga untuk menghalau sinar matahari yang lagi silau-silaunya. Ada sensasi sendiri berada di atas pulau pasir ini, kita seolah-olah terdampar disebuah pulau tak berpenghuni.

Ada berapa banyak pulau gosong di Indonesia? Banyak!!! Pulau Pasir di Belitung, Pulau Harapan di Kepulauan Seribu, Pulau Bunging di Takabonerate dan masih banyak lagi.  Coba sebutkan yang kamu tahu. Daan,  kali ini karena kita masih main-main di kepulauan Derawan, rasanya ada yang kurang kalau kita gak mampir selfie syantik di Padang Pasir Sanggalau, aka pulau Gosong (baca: Gusung) aka pulau Botak atau apapun namanya itu. Yuk selfie syantik di marih!

Derawan yang selalu Menawan, hati siapapun pasti tertawan


Matahari lagi terik-teriknya ketika kami harus meninggalkan Pulau Maratua menuju Pulau Derawan, waktu tempuh kurang dari dua jam, terik yang menyilaukan mata membiaskan cahaya keperakan dari air laut yang mengombang ambingkan speedboat kami. Cuaca sedikit bersahabat waktu itu, tak ada ombak yang melompat-lompatkan speed kami seperti perjalanan sebelumnya. Tujuan kami selanjutnya ke Pulau Derawan...yeay!

Begitu speedboat kami merapat di dermaga Pulau Derawan. Kami langsung disambut oleh para ojekers pangkalan yang sudah menunggu, namun karena penginapan kami dekat, hanya butuh beberapa puluh langkah untuk sampai ke Resort Mirroliz Pelangi Derawan, maka kami cukup melempar senyum manis ke babang ojeks. Dari dermaga labuh, penginapan kami sangat mudah dikenali, karena resortnya berwarna warni, namanya juga resort pelangi.

Langsung lupa kalau sebenarnya lagi kerja, karena seketika hati tertawan, pengen berlama-lama disini, biasanya kalau kerja berharap sesegera mungkin cepat selesai dan langsung pulang. Tapi kali ini inginnya waktu melambat, karena Derawan sudah menawan hati.

Ada apa di Titik Nol Km Anyer-Panarukan ?


Anyer menyimpan banyak kisah, jika Slank mengisahkan dalam "Anyer 11 Maret"-nya yang syahdu -yang ketika pertama kali mendengar lagu tersebut- gak pernah nyangka jika yang nyanyiin lagu itu adalah Slank, gak habis pikir sama sekali Slank bisa seromantis itu bikin lagunya. Kisah selanjutnya tentang Anyer dikisahkan penyanyi dari negeri jiran Malaysia, mbak Sheila Majid  dalam lagu   "Antara Anyer dan Jakarta". Keduanya asyik di dengar, aku menyukai kedua lagu tersebut dan sering mendengar dan melantunkannya. Entah ada hubungannya atau tidak jika kemudian kisahku pun tertambat di pantai Anyer ini?

Tahun 2015 sebagai newlyweed yang harusnya bisa menikmati honeymoon sama suami, harus pasrah ikut suami yang kebetulan ada kerjaan di Anyer, sekitar seminggu setelah pernikahan. Jadilah kami menghabiskan masa-masa honeymoon "terpaksa" di salah satu penginapan pantai Anyer. Tahun-tahun setelahnya, kami pun beberapa kali menyambangi pantai -yang merupakan pelarian orang Jakarta jika ingin menikmati suasana pantai- entah pergi berlibur atau karena lagi-lagi ada kerjaan di sana.

Namun baru kemaren saya tahu jika Anyer, menyimpan lebih banyak kisah...

Pengalaman nginap di LTS Homestay Swiss Garden Residence

Seperti janji saya sebelumnya akan me-review penginapan kami selama 4D3N  di Kuala Lumpur. Nah selama  di KL, kami nginap di LTS Swiss Garden Residence di kawasan Bukit Bintang,  booking via Agoda dengan harga 2 jutaan, dan menurut saya itu murah dengan segala fasilitas yang ada. 

pic cantik ini di comot dari inet

Setiap bepergian bersama kiddos, salah satu hal yang harus menjadi pertimbangan utama adalah penginapan, kalau bisa memilih yang nyaman bagi kiddos,  konsekuensi dari kenyamanan berarti susah dapat yang bener-bener murah kecuali kalau dewi arjuna aka keberuntungan lagi memihakmu. Untuk harga sebenarnya relatif, ya berbanding lurus dengan fasilitas yang kita dapatkan.

Last Day: Shopping Kilat di Central Market, Mampir Putrajaya cuzz Bandara


Finally...time is over
Pulang kita yah kiddos, libur lebaran lanjut extend libur ke KL, udah terlalu jauh kita mangkir dari sekolah, yang paling nekat sih si kiddos#2, baru masuk SMP, gak ikut MPS (Masa Perkenalan Sekolah). Maaf Pak dan Bu Guru, emak juga gak mau rugi kalau liburan di batalkan... nanti juga bakal kenal sama teman, sekolah dan bapak ibu gurunya. Alhamdulillah sih diijinkan.
Terus bagaimana kami  memaksimalkan  hari terakhir liburan kali ini?