6 ALASAN KENAPA HARUS MENGINAP DI HOTEL LEGOLAND RESORT MALAYSIA

Finally, tibalah kami di hotel Legoland Malaysia...
Kami di bagian belakang Hotel Legoland yang menghubungkan antara theme park dan waterpark, sebelah kiri hotel adalah water park dan disisi kananya adalah theme park

Hotel tampak dari waterpark
Tidak sabar rasanya melihat seperti apa sih di dalamnya, hanya saja sayangnya kami hanya boleh check in jam 4 sore, tidak seperti hotel lain pada lazimnya yang chek in jam 12 siang, namun di Hotel Legoland kami harus menunggu lama untuk bisa masuk kamar kami sendiri. Tapi saya sudah menyiapkan semuanya, mempergunakan waktu singkat kami semaksimal mungkin.


Hotel Legoland dari  theme park
Kami tiba di hotel jam 10 pagi, anak-anak takjub dengan lobby yang penuh lego, ramai seperti taman bermain. Kami pun senang bisa ngadem karena cuaca lumayan terik bahkan panas menyengat di luar sana. Keadaan yang kami syukuri sebenarnya, karena beberapa hari sebelum berangkat kami dapat kabar jika, cuaca lagi kurang bersahabat di Johor Bahru kerap kali hujan ditambah angin kencang, bahkan video terakhir dikirimkan teman memperlihatkan  angin puting beliung di kawasan Legoland, cukup khawatir juga pada awalnya tapi bismillah saja, apapun kondisinya, jika mengharuskan kami mendekam di kamar mungkin gak masalah karena kami menginap di hotel Legoland! Impian kami...selama ini. Sebelum ke sini, saya sudah komat-kamit berdoa kalau ke Legoland wajib nginap di hotel Legoland, biar paketnya sempurna!
Mahal, apalagi untuk kantong backpacker macam kami  tapi sangat worth it. Kalau kata saya sih hotel Legoland justru point paling penting yang harus di kunjungi kenapa? Ini Alasannya:
  • Pertama. Tidak Perlu Berjalan Jauh. Dengan menginap di hotel Legoland, kita tak perlu berjalan jauh hingga ke gate masuk Legoland. Jadi, kalau naik taxi sebutkan tujuannya -ke Hotel Legoland-, kalau hanya menyebutkan Legoland, kita hanya akan diturunkan di depan Mall Medini dan berjalan lumayan jauh hingga ke gate. Gate Legoland ada di belakang Mall Medini, namun jika kita adalah tamu hotel, kita diantarkan hingga kedepan hotel yang berada di samping themepark dan waterpark legoland.
  • Depan Mall Medini, disinilah pengunjung Legoland akan diturunkan jika bukan tamu hotel


    Akses menuju legoland dari Mall Medini
  • Kedua. Berada diantara dua wahana theme park dan waterpark. Kalau punya tiket combo kita bisa bolak-balik hotel untuk ngadem, tapi karena waktu kami cuma sehari disana, kami tidak punya waktu untuk sekedar istirahat dan ngaso di hotel.
  • Anak-anak yang hanya main 30 menit di waterpark
  • Legoland yang panas terik
  • Ketiga. Lobby hotel yang kids friendly dengan ratusan lego yang siap dimainkan. Sambil menunggu saya melapor ke resepsionis, anak-anak sudah sibuk membangun legonya, bahkan ketika saya meminta menyudahi permainan dan menuju ke theme park, mereka enggan beranjak. Si bontot malah menganggap sudah tiba di Legoland yang sesungguhnya.

Fathiyah di depan receptionis

3F sibuk menyusun lego

Castle mungil dalam lobby hotel

Kids at work, harusnya yang adult menyingkir yeh

Yang menjadi background di resepsionis adalah ratusan karakter lego

Sesaat sebelum pulang, meski cek out earlier than as usual @11.00 am, mereka masih bisa main sepuasnya


  • Kempat. Ada tempat penitipan barang. Disini kita bisa menitipkan luggage, nanti akan di berikan nomor penitipan yang di tunjukkan ke bagian reservasi hotel, begitu balik hotel untuk cek in, koper dan tas sudah ada di dalam kamar. Tempat penitipan barang berada di samping rest room.  
    Penitipan barang berada di depan papan informasi ini, gak sempat kefoto, gak enak ama mas2 nya yang jagain hehehe

    Toilet di lobby, tersedia wastafel kecil buat kiddos. Kids friendly banget kan.
  • Kelima. Kamarnya! Ini yang terpenting... seolah memasuki karakter sesuai thema kamar, ada tiga tema kamar yakni, Adventure, Pirates, dan Kingdom. Kamar kami bertema Kingdom, maunya sih Pirates, tapi yang dapat promonya itu, ketika anak-anak protes, emak cukup bilang kamarnya abis yang Pirates, semoga kunjungan berikutnya yah, kids. Aminn. Kamarnya di desain untuk keluarga, ada satu bed king size, dan bunk bed yang bisa muat untuk tiga anak (ini tipe yang Premium, kalau Deluxe dan Premier bisa muat hingga 8 orang, 4 dewasa dan 4 anak-anak), tempat tidur anak dan orang tua ini dipisahkan oleh sliding door, jadi satu kamar seolah-olah ada dua ruang terpisah di dalamnya. Jadi meski room in masih ada privasi bagi yang membutuhkan.
Lantai 7, semua kamar dalam satu lantai sepertinya bertema sama


Bunk bed, cukup kuat. Buat lompat2an pun bisa

Si bontot menemukan sekeranjang block siap dimainkan, tapi tidak untuk dibawa pulang

Kamar utama, mau tidur disini juga muat buat semua. 

Lego yang dibuat di lobby bisa di bawa ke kamar dan dimainkan, tapi tidak untuk di bawa pulang yah

Sliding door yang memisahkan kamar utama dan anak2, setiap kamar ada tv nya masing-masing
Oh ya yang paling menyenangkan anak-anak  adalah begitu pertama masuk kamar, anak-anak harus memecahkan teka-teki untuk membuka box yang didalamnya ada hadiah tiga lego mini, hehehe.
Hadiahnya sih biasa, hanya saja keseruan menemukan kode kunci rahasia itu yang melengkapi petualangan mereka. Anak-anak harus mencari petunjuk, menyisir kamar dan menghitung jumlah gambar yang ditanyakan di clues nya.
Yippe...senangnya berhasil memecahkan kode rahasia
  • Keenam. Bricks Restaurant yang warna-warni, gelas piringnya warna-warni, makan ditemani karakter lego, makanannya pun lazis dengan menu lengkap, western dan lokalan pun ada. Oh ya, jadwal makan pagi ditentukan, mungkin untuk menghindari kepadatan restaurant. Jadwal Breakfast dibagi ke dalam 3 sesi, waktu chek in kartu makan akan di berikan sesuai pilihan tamu, kami memilih kartu kedua( jam 07.45 to 08.30), dengan asumsi anak-anak udah bangun jam segitu meski nyatanya si bontot (fattar) masih tidur dan susah dibangunkan, alhasil dia hanya makan seadanya, dua biji muffin dan segelas milo, kalau si sulung (fatihul) dah bolak-balik ganti menu hahaha. 

Kartu bricks restaurant yang disertakan begitu chek in

Membujuk sikecil yang ogah makan, baru bangun dan dibangunkan paksa.

Piring warna-warni, gelas warna-warni, dan makan ditemani karakter lego lainnya
Keseruan lainnya adalah lift yang ada lampu disco dengan musik beat, setiap naik lift anak-anak pun bergoyang mengikuti iramanya. Untuk yang bawa toodler ada arena bermain khusus untuk toodler, pas depan bricks restaurant. Buat yang gak sempat belanja-belanji di toko souvenir, ada toko souvernir dalam hotel, yang sama dengan di souvenir shop di amusement parknya, iyya sama, sama mahalnya heheheh.

Itu sedikit cerita kami tentang menginap di hotel Legoland, mahal? Memang mahal, tapi kami merasa tidak rugi membayar segitu untuk fasilitas yang ada. Jika kamu beruntung, kamu bisa dapat promo murah semurah-murahnya. Pesan jauh hari dan rajin buka websitanya di sini. Kalau beruntung bisa dapat diskon masuk Legoland. Waktu itu, karena dapat harga murah di Air Asia.Go kami booking kamar via Air Asia Go dan kami beli tiket masuk Legoland di website Legoland yang kebetulan dapat promo Lunar day, yaitu two to go, beli satu dapat dua. Alhamdulillah...rejeki kami. Tiket yang dibeli bisa langsung di print dan menjadi tiket masuk, tidak perlu ditukarkan di booth ticketing. Mudah dan gak pake ribet.

Kami hanya nginap semalam, tapi sudah cukup buat kami, setidaknya buat dompet kami, next time pengen balik lagi dan nginap di hotel Legoland. Semoga ada rejeki balik ke sana lagi.

Note:
Harga room/night : 4-6 juta sekian permalam (sesuai tipe kamar). tipe standar seperti kami sekitar 4 jutaan, waktu itu kami dapat 2,8 juta dengan booking via airasia.go, setelah ngecek website hotel compared, dan menemukan harga tersebut.
Mungkin kalau beruntung bisa dapat harga yang lebih murah. Happy hunting...

No comments