MENGURUS VISA KOREA TANPA SURAT REKOMENDASI BANK, BISA!!

Visa Korea Approve Setelah 4 hari pengajuan
Korea Selatan (untuk selanjutnya sebut saja Korea) menjadi destinasi travelling dengan urutan paling atas sejak saya mulai ketagihan nonton drama korea. Bagaimana saya sampai terjerumus, sebenarnya berawal dari  kepo-in beberapa teman kantor yang heboh ngebahas drama korea favoritnya, gak mau ketinggalan. Drama pertama yang saya nonton adalah My Love From The Star  yang dibintangi si cantik Jun Ji Hyun dan  Kim So Hyun, lalu seperti terhipnotis saya akhirnya terhimpun dalam group emak-emak pencinta drakor, emak-emak telat gaul, telat sadar hahaha.  Ketagihan nonton drama Korea  diam-diam ngehanyutin. Jadi kalau belum mengenalnya sebaiknya jangan mendekat hehehhe

Kembali ke rencana traveling Korea, sejak berhasil mendapatkan tiket murah ke Korea. 1,3 juta pp Korea via Garuda Indonesia (thanks Garuda) Semakin mendekatkan langkah menemui oppa-oppa.

Alhamdulillah 4 hari  kerja sejak pengajuan, Visa Korea sudah di tangan, tak sesulit dan serumit yang dibayangkan. Cukup menyiapkan ini saja...

IT'S NEVER TOO LATE TO START YOUR FIRST TRAVEL

Yukkkk.....travelling.
Kenapa? Karena jaman sekarang traveling gak mesti harus punya banyak duit. Ketika naik pesawat bukan lagi untuk kalangan atas, travel around the word menjadi  sangat mungkin. Caranya? Jadi smart traveler aja. Tiket murah mudah di dapat. Bisa nginap di hostel, dormitory, hotel budget, airbnb, couchsurfing.

Makanan susah? Makanan halal sulit didapat? Bawa rice cooker mini, bawa lauk kering, seperti kering teri, kering tempe, rendang apa aja yg bisa tahan berhari-hari (ini terasa banget manfaatnya saat saya di Hongkong, Manila, dimana selain mahal, memang sulit ketemu makanan halal, hahahaha abaikan cerita sembelitnya karena makannya cuman ituuuu saja selama berhari-hari). Satu lagi, mencari makanan halal akan menyita banyak waktu yang harusnya di pakai ke destinasi wisata. Ya kan?

5 tahun Fattar

Ini dia si bontot. Lahir 5 tahun lalu pas di tanggal 3 Maret 2012. Kami beri nama Muh. Fattar Athillah. 
Sesaat setelah lahir
Lahir dikala emaknya sudah siap lahir batin punya baby lagi karena berjarak 5 tahun dari kakak perempuannya, Fathiyah. Lahir dikala emak sudah menjadi wanita kantoran yang bulan-bulan awal kelahirannya dia lebih sering ditinggal keluar kota ketimbang dibuai dalam pelukan. Karenanya anak ini pernah membuat emak mewek karena lebih dekat sama 'uni' (mbaknya) ketimbang emaknya. Sedih jika melihat dia menangis ditinggal Uni dan diam saja ketika ibunya mulai ngepack-ngepack dan pamit pergi lagi. Diam-diam emak cuma bisa hapus airmata dan menerima konsekuensinya. Hikks...