Singapore Ngelencer...



Mulai jenuh dengan rutinitas kantor pengen sejenak kabur. Jadilah kami mengisi weekend  dengan melipir ke Lion City, Singapore. Berangkat hari Jumat 12 Oct 2018 dan balik Minggu 14 Oktober 2018

Tempat yang tak asing lagi, tempat ngecap paspor pertama kali beberapa tahun silam, tempat transit, tapi kali ini pengen explore kotanya dengan mandiri, jika selama ini dimanjakan dengan tour. Naik turun dari mobil namun kali ini pengen merasakan sendiri denyut nadi kotanya.

Perjalanan ini akan menjadi pengalaman pertama bagi sebagian dari kami, ngecap paspor pertama kali seperti saya dulu
Jadilah kami di sini, berlima. Budget yang kami sediakan hanya untuk  ngukur jalan dengan berjalan kaki, pindah dari stasiun satu ke yang lainnya. Lelah namun bahagia...Puas? Belum karena efektifnya kami cuma 2 hari disana...

Ini Day to day kami selama di sana...

Umroh Backpacker part 5. #Sisi lain kota Makkah: Pesiar ke kota Thaif

Wednesday, 24 January 2018



Jeda cukup lama untuk bisa menulis lagi, tapi biarlah daripada tidak sama sekali. Kali ini saya mau membagi kisah kisah having fun nya umroh backpacker kali ini. Awal bergabung di group backpacker sudah ada tawaran optional tour ke Thaif, dan saya yang seperti biasa ogah rugi dengan insting tukang jalannya langsung on. Grab it fast, suara itu bergema memanggil-manggil dari hati, hahaha.. Finally  jadilah kami kemari, ke Thaif. Perjalanan menuju Thaif, mirip seperti menuju Puncak. Jalan berkelok-kelok, bedanya jika ke Puncak dimanjakan dengan pemandangan ijo royo2, sementara perjalanan kali ini menyuguhkan pemandangan bukit batu nan tandus. 

Umroh Backpacker Part 4 #Perjalanan Ibadah Umroh sesungguhnya baru dimulai...


Jalur tawaf yang semakin dipersempit karena renovasi sumur zam-zam
Selasa 23 Januari 2018, ba'da dhuhur

Setelah 3 hari di kota Madinah (yang rasanya cepaat banget) sekarang waktunya meninggalkan Madinah Al Munawaroh, kota yang cintai Nabi dengan segenap hati. Saatnya menuju kota Makkah, tempat akan dilaksanakan prosesi Umroh. Sebagaimana tujuan utama dari perjalanan ibadah ini. 

Jarak tempuh Madinah Makkah kurang lebih 450 km yang dengan perjalanan via bus bisa ditempuh selama 5-6 jam ditambah rehat 30 menit - 1 jam.  Sepanjang perjalanan mata akan disuguhi dengan pemandangan gurun pasir yang kering dan tandus. Seperti seolah-olah tidak ada  tanda-tanda kehidupan di atasnya. Dengan medan demikian bayangkanlah betapa  beratnya safar Rasulullah jaman dulu.

Umroh Backpacker part 3...#Sejuknya Kota Madinah Al Munawwarah


21 Januari 2019


Madinah

Madinah menyambut dengan udaranya yang sejuk. Dingin...dengan suhu 11 derajat. Perlu coat tipis untuk menghalau udara Madinah kala itu, bahkan jelang  subuh dinginnya semakin menggigit, sehingga perlengkapan winter yang sedianya akan di pakai di Mt. Uludag, Turki, terpaksa dikeluarkan ,  saya butuh sarung tangan dan sweater di balik gamis tipis saya.


Pelataran Masjid Nabawi dengan payung cantiknya dan pasangan yang lagi berbahagia. uhuk!
Kota ini selalu memanggil-manggil,  kota yang Allah SWT pilih  sebagai tempat hijrah, tempat tinggal, tempat Rasulullah wafat. Kota yang dicintai Rasululullah dengan segenap hatinya, kota dimana para syuhadah, pahlawan-pahlawan Islam yang dimakamkan di pemakaman Baqi dekat Masjid Nabawi. Kota Yastrib yang selalu membuat hati tergetar menahan rindu...

Umroh Backpacker part 2. Handling your baggage...

19 Januari 2018

Dinihari kala itu grup Jakarta sudah janjian ketemu di tempat meeting poin terminal D keberangkatan luar negeri. Alhamdulillah, akhirnya bisa bertemu dengan teman-teman Ubepe Jakarta yang sebelumnya sudah diakrabkan melalu grup whats app. Meski sejatinya sudah pernah bertemu, pertemuan pertama di kawasan blok M, kedua pas manasik di asrama haji pondok gede dan terakhir pas pembagian atribut dan perlengkapan di Citos. Ada mbak Lia Mirzal yang didaulat jadi bu RT terkadang bu lurah, entah yang mana yang bener, yang pasti beliaulah yang dipercaya koordinator kami (abah oscar) untuk mengkoordinir teman-teman Jakarta, and she is a good leader. Dan saya mau traveling bareng orang seperti diaaa....

Memilih Umroh Backpacker


Apa yang kamu pikirkan tentang umroh backpacker? Umroh tapi ngemper? Atau umroh dengan hotel yang jauhhh dari mesjid dengan kualitas tanpa bintang? Kalau  itu ada dipikiran kamu , berarti kita sama. Selama ini saya juga beranggapan yang sama.  Tapi ternyata salah besar karena meski Umroh backpacker tapi rasanya bisa bintang lima terutama bagi group kami yang berangkat pertengahan Januari 2018 kemaren.

Suka traveling ala backpacker memacu diri untuk mencoba umroh dengan metode yang sama backpacker, meski sejatinya tidak full backpacker, mungkin lebih tepatnya semi backpacker karena kita masih melibatkan jasa travel untuk pengurusan visa, karena sejauh ini visa umroh tidak bisa didaftarkan secara perseorangan.

Grand Tropic Suites Hotel: Hotel Recomended buat family

Grand Tropic di malam hari

Ini kali ke 3 apa ke 4 kami menginap di sini, persisnya saya lupa.  Bermula dari hasil googling hotel yang rekomended untuk keluarga dengan anak kecil. Akhirnya menemukan hotel ini... Pindah tidur ke hotel namun masih diseputaran Jakarta kami jadikan pilihan jika pengen liburan tapi malas bermacet-macet ria, karena setiap hari kami sudah eneg mengukur jalanan ibukota.  Hotel Grand Tropic berada di kawasan tanjung duren, hotelnya mudah dikenali sebab merupakan bangunan kembar menjulang tinggi di tepi jalan raya Letjen S. Parman. Satunya adalah hotel dan satunya lagi adalah unit apartemen.  Grand Tropic menggabungkan hotel dan apartemen dalam satu gedung. sehingga  pengunjung hotel dapat merasakan kamar berkonsep apartemen, lebih luas, dan terasa seperti di rumah sendiri.