Memilih Umroh Backpacker


Apa yang kamu pikirkan tentang umroh backpacker? Umroh tapi ngemper? Atau umroh dengan hotel yang jauhhh dari mesjid dengan kualitas tanpa bintang? Kalau  itu ada dipikiran kamu , berarti kita sama. Selama ini saya juga beranggapan yang sama.  Tapi ternyata salah besar karena meski Umroh backpacker tapi rasanya bisa bintang lima terutama bagi group kami yang berangkat pertengahan Januari 2018 kemaren.

Suka traveling ala backpacker memacu diri untuk mencoba umroh dengan metode yang sama backpacker, meski sejatinya tidak full backpacker, mungkin lebih tepatnya semi backpacker karena kita masih melibatkan jasa travel untuk pengurusan visa, karena sejauh ini visa umroh tidak bisa didaftarkan secara perseorangan.
Pun perlu diketahui bahwa tidak semua travel umroh bersedia membantu pengurusan visa umroh saja. Kenapa? Karena berisiko jika pelamar visa tersebut mengalami atau berbuat masalah di sana (kali aja visa umrohnya dipakai buat stay jadi TKI) ujung-ujungnya travel kena getahnya yang bisa berimbas sampai pencabutan izin travel dimaksud. Sehingga umumnya travel agent memberikan fasilitas pengurusan Visa plus Land Arrangement (LA) atau semacam paket tour yang terdiri dari akomodasi dan transportasi, muthowif, muthowifah dll.  Sayangnya, Land Arrangement ini dikenakan syarat dengan minimal peserta tertentu dengan sistem cost sharing. Sehingga semakin banyak peserta tentu akan semakin ringan di kantong. Karenanya, bergabung di group dengan kepentingan yang sama adalah opsi terbaik. 
Bersama mahram asli bukan mahram bayaran hehehe

Sudah memahami bagaimana prosedur Umroh Backpacker saatnya menentukan kapan, dengan siapa dan dengan group apa kita bergabung. Saya pribadi memilih Kafilah Akbar. Tentu saja karena sudah kenal baik dengan ownernya. Bismillah...luruskan niat dan mari mulai hunting...

Foto group dengan keluarga baru, ada 96  pax loh...
Setelah lama menjadi silent reader di group facebook "Ayo Ke Mekah" asuhan mbak Butet pemilik Travel Kafilah Akbar, finally saya akhirnya memilih bergabung dengan Group Oscar (Koordinator Oscar). Dengan Jadwal Pemberangkatan 20 Januari-1 Februari 2018, Kali ini saya memilih yang plus turki. Biar sekalian bisa guling2 di salju...

(Alhamdulillah gak kena visa progresif, meski terakhir berangkat umroh tahun 2014 kemaren, karena ternyata penghitungan 2 tahun itu berdasarkan kalender hijriah bukan masehi, dan pas di itung2 sudah lebih dari dua tahun. Alhamdulillah, kan lumayan tuh kalau kena 2000 SAR, bisa buat beli gantungan kunci dan magnet kulkas yang banyak hahahaah...
Sebelumnya saya menunaikan ibadah umroh jauhhh lebih murah, cuman 13 juta 😊tapi dengan sistem ponzi. Nama travelnya? Ada...yang jelas bukan travel besar ituuu. Secara tidak langsung saya bisa compare dengan perjalanan sebelumnya. Oh yah...totally perjalanan umroh backpacker plus turki ini adalah 25 juta all in termasuk tiket Jakarta-Kul nya, hotel Kuala Lumpur  dan itu sudah semua-muanya, lumayan murah kan...
Kami ngemper di sini saja menunggu flight ke Jeddah...

Umroh backpacker berarti umroh mandiri, termasuk beli tiket sendiri, urus paspor self handling baggage, suntik meningitis dilakukan mandiri. Kecuali visa dan LA itu serahkan kepada travel yang di urus oleh koordinator yang kita pilih.
Seragam Umroh adalah sweater keren ini...

Saya issued tiket satu tahun sebelum keberangkatan tentu saja dengan menyamakan jadwal pesawat dengan rombongan. Rutenya adalah Kuala Lumpur - Jeddah, Jeddah-Istanbul dan baliknya Istanbul langsung Jakarta dengan harga 9 jutaan.

Karena start Kuala Lumpur, jadinya saya harus membeli tiket ke Kuala Lumpur. Tiket ke Kuala Lumpur berkisar 700an (mehong karena telat issuednya). Drama di mulai ketika Saudi merubah-ubah jadwal, dari semula berangkat sore dan kami memilih penerbangan pagi ke KL lalu dengan semena-mena Saudi mengubah jadwal penerbangan ke siang, sehingga kami harus reschedule tiket pesawat ke Kuala Lumpurnya. Tidak mau mengambil resiko kami majukan tiket sehari sebelumnya. Konsekuensinya nginap semalam di KL, bagi yang mau, bisa ngambil city tour KL, lumayan sekali jalan 3 negara terlampaui.

Kalau saya memilih mendekam di kamar dan tidur sepuasnya karena butuh tabungan energi selama di tanah suci nanti. 


Transit di KLIA 1

12 comments

  1. Blog dan Reportase travellingnya sangat menarik untuk dibaca, disimak,dinikmati dan samya bingits(samya bingits is bersuara dengan mata berkedip2,colekan maut, tertawa bahagia walau disertai sedikit cemberut manyun ..sehingga baca blognya kita berasa yang ada di sana.Kalimatnya,lugas,menggelitik,menawan, tak ketinggalan romantis dan mengandung keingintauan....Jadi kalo
    Mau ide travelling,wajib menyimak blog ini, biar travellingnya seru dan nggak salah sasaran,bahkan kalo nggak punya kesempatan travelling, cukup menyimak halaman2 blog ini aja..:)cukup puas menikmati....mantab sis..samya.....lebih mantab lagi kalo tiap pulang travelling, ada yg nyata merasuk ke jiwa bertengger di meja seutuhnya..lanjut terus virus travelling dan ceritanya...

    ReplyDelete
    Replies

    1. Meski tanpa nama, sepertinya I know you so well lah mbak. Mudah2an gak salah. But thanks, udah berkenan namu. Thanks semangatnya.love you

      Delete
  2. Mba bisa murah umroh sebelumnya hanya 13 juta yah tapi alhamdulilah bisa berangkat..oke aku lanjut ke part yang lainnya hahahaha..oiya salam kenal y mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks mbak herva atas kunjungannya, alhamdulillah semoga pengalaman ini bisa bermanfaat. Salam kenal yah mbak. Nanti aku ijin namu juga yah di 'rumahnya':-)

      Delete
  3. Oct ato nov nanti aku planning unroh. Tp memang niatnya mau pake travel umroh langganan. Cm kok ya jd tertarik baca ini :D. ..aku baca dulu bagian2 lainnya deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayooo mak...saya pernah umroh sebelumnya. Tapi jauhhh di bandingkan dengan yang ini, semua-muanya di upgrade. Masha Allah rejeki mamak solehah.

      Delete
  4. Biaya umroh memang meningkat dari tahun ke tahun, sebagai calon jamaah umroh harus jeli memilah mana travel yang ok yaa supaya niat tercapai dengan biaya terjangkau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyya rajin googlin aja dan cari info sebanyak-banyaknya, bergabung di komunitas umroh backpacker. Insha Allah banyak jalan menuju mekkah.

      Delete
  5. cerita sangat menginspirasi sekali dan bermanfaat buat yang baru pertama kali umroh..terima kasih ya sudah berbagi

    ReplyDelete