Surga di Maratua


Pengen bercerita sedikit tentang sepotong surga yang jatuh ke bumi, terhampar dengan sangat indahnya hingga ke palung yang paling dalam.

....Mungkin benar, Tuhan lagi tersenyum ketika menciptakan Pulau Maratua dan pulau-pulau di sekitarnya. Karena bukan hanya yang nampak, yang tersembunyi di dasar laut pun, sungguh indah.

Dan berbahagialah bagi yang memiliki kesempatan mencicipi surga ini. Sejenak saya terpukau beberapa saat begitu boat kami merapat ke dermaga pulau Maratua. Seketika saya lupa kalau baru saja melalui perjalanan yang cukup melelahkan sekaligus menegangkan, speed boat kami berkapasitas 20 orang, digerakkan dengan mesin tempel 200 PK  beberapa kali dihantam gelombang yg cukup tinggi. Terombang-ambing selama kurang lebih 3 jam dari Tanjung Redep ke Maratua. Tantangan nyebrang ke Maratua memang ini, kalau cuaca kurang mendukung ombaknya bisa gilaa...Salah seorang penumpang sampai mabuk berat, yang lainnya sih karena sesama 'pelaut kw' jadi tahan bantingan.

Tampilan dermaga/pintu kita menuju pulau Maratua, di ujung dermaga akan menemui landmark Maratua seperti di tampilan pic sebelum ini
Pulau Maratua mungkin belum setenar pulau di sebelahnya yang lebih dulu famous ketimbang Maratua yaitu Pulau Derawan (nanti akan saya ceritakan pulau ini di cerita yang lain). Namun kalau mau jujur pulau ini lamat2 akan mengambil alih trophy derawan, Derawan sudah terlalu sesak...dan sedihnya sudah terlalu banyak sampah, karang-karangnya juga sebagian sudah mengalami kerusakan.

Feel the sea
Di sekitar pulau Maratua bertebaran pulau-pulau kecil yang takkalah indahnya, ada yg berpenghuni ada yang tidak, salah duanya adalah pulau Sambit dan pulau Kakaban.

Masyarakat Lokal yang sehari-harinya profesi sebagai nelayan dan sekali-kali jadi pemandu wisata
Salah satu resort nyempil di pulau Maratua
Pulau Sambit
Pulau Sambit ini hanya seluas 0,18 km persegi ini tak berpenghuni. Hanya ada mercusuar dan petugas yg secara bergiliran berjaga di sana. Pulau yang hampir ditakutkan hilang dari peta Indonesia ini sudah dikelilingi tetrapod yang membentengi pulau ini. Namun karena semua daratan pulau ini berbentuk pasir halus, ancaman abrasi selalu mengintai.
Pulau Sambit mempunyai keindahan lainnya, yaitu juga sebagai tempat bertelur penyu hijau serta penyu sisik. Selain itu perairan di pulau ini memiliki 68 type ikan karang. Sedang terumbu karangnya mempunyai tipe terumbu karang pantai, dimana karang tumbuh pada kedalaman satu sampai 10 mtr. tak heran pulau sambit menjadi tujuan wisatawan lokal pun asing.


Danau yang tenang di Pulau Kakaban


Satu lagi pulau cantik dan unik lainnya adalah karena sebagian besar merupakan danau, luasannya didominasi danau hingga 80 persen ketimbang daratan. Kondisi airnya tetap, tidak pernah pasang surut seperti laut. Danau ini juga merupakan habitatnya ubur-ubur mini yang tidak menyengat dalam jumlah ribuan. Mereka “terjebak” sejak ribuan tahun silam yang akhirnya hidup tenang. Selain danau, di pulau tersebut juga ada daratan dengan tumbuhan pepohonan purba dengan sedikit ditumbuhi mangrove. Vegetasi dalam kawasannya terbagi tiga, yaitu hutan besar, hutan mangrove, dan danau yang dihuni ubur-ubur bersahabat.

Sayangnya saya hanya bisa memandang dan tidak bisa nyebur karena gak bisa berenang, semakin mengukuhkan niat harus bisa berenang, sehingga begitu balik ke sini lagi aku udah bisa bermain2 dengan ubur2 cantik ituuu


No comments