Lagoi Bay : Pantai Super Eksotik di Barat Indonesia


Selama ini saya begitu meyakini bahwa pantai-pantai eksotik nan indah hanya ada di kawasan timur Indonesia, makin ke timur makin indah. Namun keyakinan itu patah begitu saya menginjakkan kaki di salah satu pantai terindah di Pulau Bintan, Lagoi Bay.  Saya salah besar!  Ada keindahan tersembunyi di kawasan Barat Indonesia. Pantainya luar biasa indah. Tak heran pulau Bintan menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara, khususnya negara tetangga, Singapura dan Malaysia. Pulau Bintan mungkin sudah menjadi rumah kedua mereka. Apalagi wisatawan asing bisa dengan mudah mengakses Lagoi dari pintu masuk Singapura. Berasa miris gak sih?

Pic udara keren ini di ambil dari sini

Sedihnya tak sedikit dari pantai-pantai indah di Lagoi berada di resort-resort mewah. Artinya, pantai tersebut bersifat private, dan hanya dapat dinikmati oleh tamu yang menginap di resort tersebut.  Saat ini terdapat 9 kawasan wisata Lagoi Bintan Resort, yaitu Nirwana Resort Hotel, Indra Maya Villa, Mayang Sari, Banyu Biru, Nirwana Beach Club, Banyan Tree, Angsana, Club Med dan Bintan Lagoon. Termasuk diantaranya tiga lapangan golf berstandar internasional, dan termasuk yang terbaik di Asia.  Kawasan ini merupakan kumpulan dari beberapa resort yang di miliki oleh investor-investor asing jadi kurs jual beli pun dengan US$ atau SIN$ dengan 90% wisatawan yang berkunjung adalah turis mancanegara. 
Untungnya masih ada secuil pantai yang terbuka buat umum yang bisa dinikmati tanpa harus menginap di resort,  Lagoi Bay Bintan.

How to Get There

Setelah lelah mengelilingi Singapura dalam sehari dengan kiddos, saatnya untuk pulang ke Jakarta, namun karena pesawat sore, adik saya yang memang bermukim di Batam menawarkan wisata ke Lagoi Bay, kebetulan suaminya kerja di Tanjung Uban (kawasan wisata Lagoi Bintan Resort terletak sekitar 30 km dari Tanjung Uban). Adikku sudah paham banget jalan menuju kesana, mereka sudah sering mengisi libur dengan main-main di pantainya. Tawaran yang sangat menggiurkan, apalagi bagi saya yang gak pernah merasa puas liburan. Dengan menimbang sisa waktu yang dipunyai (sebelum balik ke Jakarta) kami memutuskan berangkaaatttt.

Ticketing di Pelabuhan Tjg Punggur Batam
Tiket hanya seharga 10000 rupiah untuk anak-anak, dan 53000 untuk  dewasa

Speed yang akan mengantar kita ke Tjg Uban

Jadilah pagi-pagi kami bergegas  ke pelabuhan Tanjung Punggur, Batam untuk menyeberang ke Pelabuhan Tanjung Uban, Bintan, sebenarnya kami bisa saja menggunakan kapal roro, kapal penumpang reguler, namun kami menggunakan speed boat, karena kami gak mau waktu setengah hari ini habis di jalan, belum lagi jalur darat setibanya di tanjung uban menuju kawasan wisata. Dari Tanjung Uban ke kawasan Pantai Lagoi, membutuhkan waktu sekitar 45 menit jalur darat. Untuk menuju kesana satu-satunya cara yaitu dengan kendaraan pribadi atau sewa mobil. Karena dari pintu tiket masuk ke resort jaraknya masih jauh. Untuk sepeda motor tarif masuk hanya Rp0 dan mobil Rp5.000.

Ada 3 cara untuk masuk ke kawasan ini
  • Dari Pelabuhan  Tanjung Punggur, Batam menyeberang ke Bulan Linggi Tanjung Uban, Bintan dengan kapal roro atau speedboat kemudian menuju ke Lagoi. 
  • Dari Tanjung Punggur, Batam menyeberang ke Tanjung Uban, Bintan dengan ferry kemudian ke Lagoi menggunankan angkutan ke Pasar dan ganti naik Bus Pinang-Uban dan berhenti di Lagoi Resort. 
  • Ketiga dari Tg. Punggur, Batam-Lagoi, Bintan dengan Bintan Resort Ferry.

Finally sampai di Pelabuhan Bulang Langgi Tanjung Uban
Setelah perjalanan laut kurang lebih 15 menit nyampelah kami di Tanjung Uban, sambil menunggu mobil sewaan kami berswa foto dengan anak-anak yang memiliki energi penuh. Energi siap nyemplung

Nuansa private terasa begitu kami memasuki kawasan Lagoi Bay, saya beberapa kali menanyakan beneran boleh masuk nih? Karena dari pintu masuk kami melewati kawasan yang begitu tertata rapi, berkelas internasyenel.  Bersih dan rapi, rumput yang tidak dibiarkan menjalar sesukanya. Di dalam kawasan Lagoi Bay kita akan menemukan shopping centre yang dinamakan Plaza Lagoi, yang kala kami berkunjung sepi pengunjung, entah apa karena kami datang pas weekdays yah.


Begitu memasuki kawasan pantai yang landai anak-anak langsung berlarian gak sabar pengen nyemplung, kami pun segera menggelar tikar dibawah pohon, membuka bekal sambil menyaksikan anak-anak yang berlarian dan berenang di pantai yang karena cukup landai sangat aman berenang disana.

Pantai pasir putih  yang landai 

Kiddos #3 yang senang sekali bisa menemukan rumput laut yang dipamerkan ke emaknya
3F bahagia bertemu pantai, jangan cuman emak bapaknya aja main ke laut mulu
Sembari menunggu anak-anak berenang, emak yang ogah nyemplung, ogah berbasah-basahan karena harus pulang hari ini juga,  hanya berkeliling dan melihat ternyata banyak banget spot-spot menarik yang  instagramable. Ada lukisan dinding (mural), ada landmark Lagoi Bay, dan ada Lagoi Lantern Park yang keindahannya gak bisa disaksikan karena kita gak bisa sampai malam yang artinya gak bisa ngeliat lampu-lampu lantern park ini😞


Lukisan dinding yang indah 
Selain itu, seperti pada umumnya tempat wisata  kekininan, pengelola juga menyediakan gembok cinta, namun belum banyak yang nyantolin gembok cintanya di situ, masih jauhlah dari gembok cinta di Namsan Tower, hehehe. Ada yang menarik bagi saya  yaitu box telephone warna hijau ngejreng yang sengaja di letakkan di situ buat foto-foto, emak yang senang narsis diliputi kebahagiaan tak terkira, puas-puasin foto-foto menggunakan kamera HP dengan kemampuan  motret di bawah rata-rata.




"Halo!"..telepon koin yang gak berfungsi sebagaimana fungsinya

Emak narsis di depan gembok cinta

Lantern Park di siang hari

Lantern Park di malam hari diambil dari sini

Setelah puas bermain air, kami bergegas pulang, masih butuh waktu sejam untuk sampai di Batam, lanjut bersih-bersih sebelum cuzz ke bandara. Libur telah usai, saatnya kiddos kembali ke sekolah, dan emak kembali berkutat dengan pekerjaan kantoran.

Semoga kami bisa kembali kesini lagi, dan berharap bisa menginap di salah satu resort mewah itu,  jangan lupa kesananya memakai jet pribadi, bukan pesawat dengan tiket promo seperti sekarang. Amiin.

Gubbay Lagoi Bay

37 comments

  1. Replies
    1. iyya bersih banget, bening...ini masih masuk bucket list, wajib balik ke sana lagi. Gak puas yang kemaren mah:-)

      Delete
  2. salah satu penataan pantai yang bagus ini, boleh ditiru pantai-pantai lain, keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget! mungkin karena udah standar International kali yah, secara pengunjungnya banyakan turis dari negara tetangga

      Delete
  3. Pantainya bagus juga ya di Lagoi Bay ini. Sebaiknya kalau mau puas, mending nginep Berapa lama ya Mbak? Kalau Saya sayang pulang hari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga pulang hari, hanya mengisi kekosongan waktu menanti flight balik ke Jakarta. Tapi ternyata kurang puas, wajib banget balik sini lagi

      Delete
  4. Dari Jakarta juga sebetulnya nggak perlu jauh-jauh ke Indonesia Barat atau Timur untuk bisa menikmati pulau-pulau eksotik dengan laut sebening kristal. Cobalah ke Karimun Jawa di utara Jawa Tengah, contohnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iyayah...bahkan yang terdekat pun belum di datangin nanti deh cari info sebanyak2nya. Tq

      Delete
  5. Wahh ternyata aja juga tempat-tempat eksotis di bagian barat Indonesia ya mbak. Kami baru dengar tempat ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bintan sangan famous di luar, coba weekend deh isinya orang Singapore dan Malaysia saja, bahkan pemilik resort2 mewah umumnya dari sana

      Delete
  6. penataan pantainya asyik banget ini, keren ya semoga penataan pantai-pantai lain juga bisa kaya gini,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin karena pengelola resort2 mewah di pulau Bintan adalah orang 'luar' standarnya juga mengikuti standar mereka. Mungkin yaa

      Delete
  7. Senangnya lihat keluarga kecil bahagia berlibur ke Lagoi Bay :) AKu belum pernah ke bagian barat Indonesia hehehe. Penasaran lihat gembok cinta ala sana, mbak :) Private banget kayaknya ya. Kalo liburan sekolah apa banyak yang ke sini ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Paling masyarakat sekitar. Karena image pulau Bintan 'hanya' untuk org kaya karena resort2 mewah dan privatenya jadi beberapa masih mersa enggan ke sana. Ada perasaan takut 'diusir' hehehe. Itupun sempat saya rasakan secara kita hanya mau main di pantainya yang dibuka utk umum

      Delete
  8. Waahh pantainya bersih & baguuss.. Bersih & tertata rapi begini karena ini termasuk daerah wisata tingkat internasional sih ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi. Ditunjang juga karena pantainya memang bagus. Jadi sepanjang mata memandang memang hanya keindahan. Ada beberapa spot2 menarik yang memang di create untuk memanjakan pengunjung.

      Delete
  9. Duh jadi pengen ke pantai deh
    Di Bogor ini kalau mau ke pantai butuh perjuangan panjang hahaha
    Kasian deh

    Kalau lihat pantai, rasanya pengen langsung nyemplung aja aku
    Apalagi kalau pantainya secakep Lagoi bay

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyya mbak paling ke Anyer, pasca tsunami agak ngeri main di pantai yah. Pun saya disini kesulitan bawa anak-anak main ke pantai. Jauhhh...terakhir ke anyer mungkin 4 tahun lalu, abis itu gak pernah lagi ke anyer. Kalau ke ancol kan pantainya kurang... Kemana lagi coba?

      Delete
  10. Waah aku sering denger cantiknya Bintan. ternyata ada lagoi bay yang pantainya cantik. aduh jadi pengen ke Bintan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk mumpung ada yang gratisan secara di sana hampir dikuasai asing:-(

      Delete
  11. Huaaa iyaa yaa kak bagus banget pantainya ternyata. Udah banyak disediakan fasilitas-fasilitas penunjangnya juga sama spot-spot foto hehe. Jadi pengen ke pantaikan jadinyaa heuu :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pantai di Indonesia cakep2 kan...sayangnya tiket domestik gak cakep harganya

      Delete
  12. Waah pantainya bersih dan banyak tempat instagrammable ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyya Mbak, memanjakan pengunjung banget ini mah

      Delete
  13. Sukaaa dengan suasana pantai yang sepi dan bersih kayak gini. Kayaknya gak puas ya kalau cuma sehari. Pengen sekalian menginap :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak puas bener!Wajin nginap...makanya masih jadi PR nih pengen kesana lagi, semoga masih diberi kesempatan

      Delete
  14. Aku tuh engga tahu kenapa, suka pantai. Jadi kalau ada artikel tentang pantai begini, jadi pengan ke sana. Pernah sih ke sana, ke pulau Bintan. Tapi waktu itu Lagoy baru ada tempat golf dan areanya eksklusif. Mana kami engga ngegolf pula. Baguslah sekarang pantainya pun ditata dan kita boleh masuk...
    Duh sedih ya kalau dikuasai asing...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Miris yah! Bukan kita yang mengelola dan bukan kita pula yang menikmati, ada yng gratisan tapi secuil.Konon Transaski pun biasanya dalam USD, dan SGD kalau yang Private itu. Seolah-olah ada negara dalam negara. Upsss

      Belum ke treasure bay, katanya gak kalah cantiknya duh mudah2an ada kesempatan ke sana.

      Delete
  15. Lucu banget ya namanya Tanjung Uban :)

    Di NTT, kampung saya, pun sama seperti di Bintan ini. Banyak pulau-pulau yang "dibeli" oleh orang asing dan diprivatisasi. Suka sedih kadang melihatnya, ingin main di pantainya tapi nggak punya uang buat menginap.

    Terima kasih untuk ceritanya ya. Saya jadi ada sedikit tambahan info mengenai Bintan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuihh apalagi NTT, pasti super eksotik pantainya, ke NTT cuman pernah sampai Kupang. Pulau apa aja tuh yang dikuasai asing?

      Delete
  16. Pantainya cakep banget ya, sayang banget pantai sekeren ini, dijadikan privat dan hanya tamu yang boleh menikmatinya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyya, tugas pemerintah mengembalikan hak masyarakat umum utk menikmati pantai2nya sendiri.

      Delete
  17. Banyak spot foto lucunya ya di sana.. Jadi penarik minat wisatawan juga buat main ke sana.. Ada lampionnya pun pas malam ya.. Pantainya baguuus, dan sepi ya mba. Padahal ini buat umum juga ya..
    .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin sepi karena weekdays. Untuk yg gratisan begini biasanya ramai utk penduduk lokal, cuma memang takjub sama bersihnya dan oatai serta bangunanya pendukungnya yg tertata rapi

      Delete
  18. Saya orang Batam nih Mbak. Btw turis Singapura dan lainnya nggak bebas kok masuk Lagoi Bay. Tetap harus melalui imigrasi di Pelabuhan Bintan Telani yang berada di kawasan Bintan Resort. Semenjak dahulu, sejak zaman Presiden Suharto, kawasan ini memang dibangun diperuntukkan turis luar negeri. Baru-baru ini saja orang lokal diberi porsi lebih untuk mendapatkan akses ke sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Proses imigrasi pasti tetap di lalui mbak secara emang beda negara, cuma pulau itu menjadi ekslusif karena hanya untuk mereka yang berduit yang bisa masuk yang notabene banyakan dr negara sebelah, karena itulah dengan adanya Lagoi Bay ini ada akses utk masyarakat lokal menikmati pantainya sendiri dengan gratis

      Delete
  19. Pantai nya memang cantik. Bintan salah satu daerah kepulauan yang eksotik
    Berharap suatu saat berkesempatan bertandang ke sana juga

    ReplyDelete